Konservasi Air – Panen Air Hujan

SD Damian School selalu konsisten dalam upaya untuk menjadi tempat belajar bagi seluruh warga sekolah membangun pengetahuan, kepedulian dan hidup berbudaya lingkungan hidup.
Salah satu hal yang ingin mulai dikenalkan pada seluruh warga sekolah adalah “Panen Air Hujan”.
Apakah itu?

Memanen air hujan adalah salah satu metode konservasi air yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, menampung dan menyimpan air hujan.

Memanen air hujan merupakan alternatif sumber air yang sudah dipraktekkan selama berabad-abad di berbagai negara yang sering mengalami kekurangan air. Air hujan yang dipanen dapat digunakan untuk multi tujuan seperti menyiram tanaman, mencuci, mandi dan bahkan dapat digunakan untuk memasak jika kualitas air tersebut memenuhi standar kesehatan (Sharpe, William E., & Swistock, Bryan, 2008; Worm, Janette & van Hattum, Tim, 2006).

Secara ekologis ada empat alasan mengapa memanen air hujan penting untuk konservasi air (Worm, Janette & Hattum, Tim van, 2006), yaitu:

  1. Peningkatan kebutuhan terhadap air berakibat meningkatnya pengambilan air bawah tanah sehingga mengurangi cadangan air bawah tanah. Sistem pemanenan air hujan merupakan alternatif yang bermanfaat.
  2. Keberadaan air dari sumber air seperti danau, sungai, dan air bawah tanah sangat fluktuatif. Mengumpulkan dan menyimpan air hujan dapat menjadi solusi saat kualitas air permukaan, seperti air danau atau sungai, menjadi rendah selama musim hujan, sebagaimana sering terjadi di Bangladesh.
  3. Sumber air lain biasanya terletak jauh dari rumah atau komunitas pemakai. Mengumpulkan dan menyimpan air di dekat rumah akan meningkatkan akses terhadap persediaan air dan berdampak positif pada kesehatan serta memperkuat rasa kepemilikan pemakai terhadap sumber air alternatif ini.
  4. Persediaan air dapat tercemar oleh kegiatan industri maupun limbah kegiatan manusia misalnya masuknya mineral seperti arsenic, garam atau fluoride. Sedangkan kualitas air hujan secara umum relatif baik.

Ini adalah foto instalasi penampungan air hujan di Damian School.
Secara umum instalasi untuk panen air hujan terdiri dari:

  1. Permukaan atap untuk penangkapan air hujan.
  2. Talang untuk alat penyaluran air hujan ke tempat penampungan.
  3. Tempat penampungan. Biasanya sebelum masuk ke tempat penampungan, air hujan melewati area penyaringan agar bersih dari kotoran-kotoran.

Di Damian School, hasil panen air hujan ini digunakan untuk menyiram tanaman yang ada di area sekolah.

Thanks to @kajaprobdg for the installation.

Tertarik untuk mengetahui lebih banyak? Silakan kontak kami 🙂

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *